(Migrasi dari tompr2.multiply.com)

(untuk AM)

Sebuah hari ketemukan dan ia bersaksi bahwa
ada gumam berdendang pada orang-orang di jalan

Seperti konser di dalam hati yang riuh
seperti akhirnya orang temukan tempat berlabuh

(pada apa cekam kesepian mungkin dilarikan
atau sandaran-bayang mana getir rasa bisa
sebentar rebahkan penatnya)

Mereka yang biasa memberi harga pada menggigitnya sepi
tahu bahwa bahkan pada sepatah kata atau sedetik berisik
semua tanda harus lurus setia pada mimpi tentang yang abadi

Maka atas bingarnya pesta, lesatnya lintas kota,
jalan layang, atau deadline untuk terkabulnya angan …
kami sama ingin agar kau :
ajari kami caranya kalahkan diri, merajut hari
ajari kami gimana menghalau sunyi yang datang
dan datang lagi

Dalam pernik distorsi warna warni yang samar membalut
kaubetik dari peluk gitarsih perih yang melangut,
geliat jiwa orang-orang yang merdeka,
atau sedu sedan dalam remang-remang cahaya

Merentang dari warisan gelora suara
hingga yang psychedelic
dengan tingkah debam drum
dan tangan yang mencabik

Akhirnya seperti musim yang mengelupaskan cerita
yang datang dan yang pergi telah menjadi arti
Jangan lagi biarkan kau tercerai karena impian kau bagi
agar bahanamu bisa terlantun senantiasa
dengan satu jiwa.

28-03-2004

Trackback

no comment untill now

Sorry, comments closed.