NURLELA MANNEQUIN

(Migrasi dari tompr2.multiply.com)

(DN)

Aku tak tahu mengapa mesti jadi saksi
bagi kebebasanmu sedang dalam diriku sebuah ilusi
telah kusiapkan untuk mengikatmu, dengan janji
kau akan lebih bebas nanti

Aku pun tak tahu apa kita telah sama jadi penyaru
(yang penuh dengan gincu !)
Tak tahu pula mengapa kita bisa begitu lupa pada
nama-nama yang tertera di tugu jarak kita

Bukankah kau benci kesendirianmu ?
Tapi kau selalu bayangkan the masquerade of love voodoo
ketika di balik spotlight, tuju mata-mata jalang itu
ingin mencuri sekerat tulang rusukmu

Kamarmu yang sendu adalah tempat segalanya pasti kembali
Sedang Kau sendiri: legenda untuk sekoleksi boneka teddy
Hari-hari yang berlari, air mata, … cembung hati.
Segalanya tercatatkan pada dinding sebagai diary.

Aku meluruh dalam pejam pejam mata
Ingin kulukis itu tubuh dengan kata-kata
pada kain kanvas kusam ranum hati,
ketika masih ada senyummu membawaku terjun bebas dari
gunung tempat kumendaki.

Dalam cermin, pada yang mungkin untukku
Kelebat bayang orang-orang di jalan
Sekejap pandang mereka yang lalu lalang
(dan tulang rusukmu dalam angan-angan)

Nurlela Mannequin, Nurlela Mannequin !!
Siapakah itu yang berkata dengan yakin,
bahwa surga adalah Orang Lain ?

Nurlela Mannequin, Nurlela Mannequin !!
Diakah itu yang kau lepaskan pergi,
sedangkan hatimu ingin menjangkau lagi ?

Tapi benarkah Sweetie,
kau akan lebih bebas nanti ?

1999 – 2001

Trackback

no comment untill now

Sorry, comments closed.